Peningkatan kualitas jalan poros Oihu–Wali membawa angin segar bagi masyarakat Togo Binongko. Jalur ini kini menjadi salah satu akses tercepat untuk menuju Wali maupun desa-desa di sekitarnya, terutama bagi warga yang selama bertahun-tahun harus menempuh perjalanan memutar melalui Popalia hingga Taipabu. Bagi banyak orang, rute lama terasa panjang seperti memutari separuh pulau, sedangkan jalur baru ini memberi rasa langsung, cepat, dan efisien.
Jalan poros Oihu–Wali sebenarnya bukan sekadar penghubung dua titik. Ia berkembang menjadi koridor penting yang menautkan aktivitas masyarakat, mempercepat pergerakan ekonomi, dan membuka peluang baru bagi warga Togo. Selama ini, masyarakat Togo Binongko sering menghadapi tantangan mobilitas, terutama saat menuju pusat pendidikan, pasar, atau fasilitas kesehatan yang banyak berada di wilayah Wali dan sekitarnya. Jalur lama yang memutar membuat waktu tempuh terasa seperti membuang tenaga dan kesempatan.
Kini semuanya berubah. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, masyarakat mulai merasakan manfaat nyata. Pelajar yang harus berangkat pagi tidak lagi terburu-buru karena takut terlambat. Waktu perjalanan yang sebelumnya terasa seperti dua kali lipat kini menjadi lebih singkat. Para pedagang ikan, hasil kebun, dan kebutuhan harian pun merasa jauh lebih terbantu. Mereka dapat membawa barang lebih cepat, lebih aman, dan lebih stabil tanpa harus melewati rute yang panjang dan berkelok.
Beberapa warga menggambarkan perubahan ini seperti membuka jendela baru yang menghadap langsung ke arah Wali. Tidak perlu lagi memutar jauh; cukup lurus melalui poros Oihu–Wali, dan tujuan dapat dicapai dalam waktu yang lebih singkat. Kehadiran jalan pintas ini membuat hubungan sosial antara Togo dan Wali semakin erat. Kunjungan keluarga, partisipasi acara desa, atau kegiatan masyarakat lainnya kini lebih sering terjadi karena waktu bukan lagi penghalang.
Bagi pedagang dari Togo, jalur ini menjadi seperti pembuluh darah baru yang membawa denyut ekonomi ke tempat-tempat yang lebih luas. Mereka dapat lebih leluasa menjalankan usaha harian, menambah frekuensi pengiriman barang, dan menghemat biaya operasional. Efek domino ini juga dirasakan oleh pembeli, karena distribusi yang lebih lancar membuat ketersediaan barang lebih stabil di Wali dan sekitarnya.
Tidak hanya soal ekonomi, rasa aman di perjalanan juga meningkat. Jalan yang lebih layak dilalui membuat risiko kerusakan kendaraan berkurang. Pengendara motor yang dulu harus berhati-hati melewati batu, jalan berlubang, atau tanjakan licin kini dapat melaju lebih tenang. Perjalanan malam pun terasa lebih aman karena rute yang singkat membuat mobilitas tidak lagi terlalu berisiko.
Warga berharap pembangunan ini terus dijaga. Menurut mereka, jalur pintas ini telah membawa perubahan besar bagi kehidupan sehari-hari. Infrastruktur seperti ini dianggap sebagai fondasi penting bagi kemajuan Pulau Binongko, terutama dalam memperkuat hubungan antarwilayah.
Dengan berfungsinya jalan poros Oihu–Wali sebagai jalur pintas utama, masyarakat Togo Binongko kini seperti memiliki jembatan baru yang mempercepat langkah mereka menuju berbagai aktivitas. Akses yang lebih cepat, lebih nyaman, dan lebih efisien menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur mampu membuka peluang yang lebih luas bagi semua pihak.
#Binongko_Indah #Binongko_Keren #Binongko_Jaya
